<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918</id><updated>2011-07-29T09:41:01.721+07:00</updated><title type='text'>Bolenk</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-3318749073995534220</id><published>2010-03-08T19:40:00.001+07:00</published><updated>2010-03-08T19:42:17.494+07:00</updated><title type='text'>Cinta sejati</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;                         &lt;p&gt;Perpisahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan hidup. Semua harus tetap berjalan, tak peduli penuh penyesalan dan kesedihan. Mungkin aku menanti, mungkin cinta telah mati, atau mungkin cinta sejati, tapi saat sendiri kehidupan harus terus dijalani dengan sepenuh hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Undangan itu, bukan berarti ku tak lagi mrncintaimu. Bukan pula berarti ku tak mencintai dengan ia yang inisial namanya dirangkai dengan inisial namaku. Dulu pun aku tak mengerti, bahwa cinta sejati bisa tetap tersimpan, sambil terus berjalan menyongsong masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, cinta sejati hanya dapat dirasakan oleh yang mengalami. Sebab hati punya kita sendiri, sebab hidup harus terus dijalani.&lt;/p&gt;                    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-3318749073995534220?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/3318749073995534220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=3318749073995534220&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/3318749073995534220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/3318749073995534220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2010/03/cinta-sejati.html' title='Cinta sejati'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-9134746356765084187</id><published>2010-03-08T09:22:00.000+07:00</published><updated>2010-03-08T09:23:11.653+07:00</updated><title type='text'>10 Alasan Aku mencitaimu</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;                         &lt;p&gt;Aku butuh teman untuk melalui&lt;br /&gt;Aku butuh kawan untuk berbagi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku butuh bayangan untuk mengikuti&lt;br /&gt;Aku butuh mentari untuk menerangi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku butuh air untuk menyirami&lt;br /&gt;Aku butuh pohon untuk meneduhi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku butuh pagi setelah gelap hari&lt;br /&gt;Aku butuh tempat untuk kudiami&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku butuh tersenyum setelah bersedih&lt;br /&gt;Aku butuh hati untuk disayangi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk itulah kuingin kau tetap disini&lt;br /&gt;Hingga kelak kujadikan seorang istri&lt;/p&gt;                    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-9134746356765084187?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/9134746356765084187/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=9134746356765084187&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/9134746356765084187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/9134746356765084187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2010/03/10-alasan-aku-mencitaimu.html' title='10 Alasan Aku mencitaimu'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-250037560252647596</id><published>2009-06-11T13:22:00.001+07:00</published><updated>2009-06-11T13:30:41.344+07:00</updated><title type='text'>teruntuk sahabat-sahabatku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku ingin kau tahu, bahwa apa yang pernah kita jalani adalah saat yang paling membahagiakan untukku, bahwa apa yang pernah kita lalui bersama adalah saat yang ga mungkin aku lupakan. Meski mungkin di sana semua itu sudah tidak ada dalam ingatanmu, meski mungkin di&lt;br /&gt;sana sudah tidak ada lagi aku dalam pikiran dan hatimu, meski mungkin sudah kau buang jauh aku dari ingatanmu.&lt;br /&gt;Karena kau begitu istimewa, kau menorehkan kisah indah dalam hidupku, membuatku mengerti akan arti kasih sayang. Meski terasa sakit kurasa, tapi aku tetap tak berdaya menghadapi perasaanku padamu.&lt;br /&gt;Berulang kali aku coba membuang semuanya, berusaha melupakannya, namun yang ada semakin sakit kurasa. Hingga akhirnya, aku putuskan untuk menyimpan semua kenangan itu dalam hatiku terdalam, dimana tak ada seorangpun yang bisa mengusiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk sahabat - sahabatku…&lt;br /&gt;Aku tahu semua itu ga kan pernah terulang lagi, apa yang pernah kita jalani bersama mustahil akan terjalin lagi. Sekarang aku disini, hanya bisa mengingat dan mengenangmu, tanpa bisa kurasakan lagi sapa hangatmu untukku, tanpa bisa kurasakan lagi kata-kata manismu untukku. Aku begitu menikmati dunia itu,mengagumimu dalam pesona kata-katamu, menyayangimu dengan ketulusan hatiku. Bahkan saat aku telah jauh darimu pun, tetap saja aku memikirkanmu. Padahal, telah kutinggalkan semua kenangan dan cerita indah itu di sana. Tapi, ternyata tetap saja bayangmu hadir di setiap mimpiku. Aku tahu kenapa hal itu terjadi, ternyata aku lupa meninggalkan perasaanku di sana, karena aku tetap membawa perasaanku itu dalam hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk sahabat - sahabatku…&lt;br /&gt;Aku hanya ingin kau tahu, bahwa apa yang pernah kukatakan padamu adalah benar, semua yang pernah kutorehkan dalam kata dan tinta adalah tulus dari dalam hatiku. Bahwa benar aku menyayangimu. Begitu menyayangimu. Selamanya kau akan tetap hidup dalam ingatan dan hatiku, meski mungkin ini hanya ungkapan sesaat dariku, namun ketika malam menjelang pagi semua kenangan dan pengalaman pahit itu selalu menghantui,menyebabkan ketakberdayaan ku menghapus penyesalan dan kesalahan yg tlah kulakukan. Saat aku menyesal.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-250037560252647596?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/250037560252647596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=250037560252647596&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/250037560252647596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/250037560252647596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2009/06/teruntuk-sahabat-sahabatku.html' title='teruntuk sahabat-sahabatku'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-1690739773103661723</id><published>2009-05-19T18:50:00.001+07:00</published><updated>2009-05-19T18:50:49.168+07:00</updated><title type='text'>sendiri</title><content type='html'>Bukan ku berlari&lt;br /&gt;tapi hanya ingin sendri&lt;br /&gt;bukan ku tak mencintai&lt;br /&gt;ku hanya ingin sendiri&lt;br /&gt;krana ku tau…..&lt;br /&gt;ku tercipta bukan untukmu&lt;br /&gt;kau tercipta bukan untukku&lt;br /&gt;krana cinta tak bisa dipaksa&lt;br /&gt;walau terkadang ia memaksa…&lt;br /&gt;hati kita tak’kan menyatu&lt;br /&gt;walau ta coba tuk menyatu&lt;br /&gt;k+rana ku tercipta bukan untukmu&lt;br /&gt;dan kau tercipta bukan untukku…&lt;br /&gt;berilah waktu pada cinta&lt;br /&gt;agar dia dapat memahami&lt;br /&gt;dan mengerti……….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-1690739773103661723?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/1690739773103661723/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=1690739773103661723&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/1690739773103661723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/1690739773103661723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2009/05/sendiri.html' title='sendiri'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-4568141037910307995</id><published>2009-05-19T18:44:00.000+07:00</published><updated>2009-05-19T18:50:20.988+07:00</updated><title type='text'>cinta khayalan</title><content type='html'>&lt;p&gt;kini mlm mulai larut&lt;br /&gt;ingin ku pejamkan mata ini&lt;br /&gt;tapi tak jua terlelap,&lt;br /&gt;ku selalu teringat akan dirimu,,&lt;br /&gt;ku ingin sekali datang pada dirimu,,&lt;br /&gt;untuk menggapai cinta sucimu,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;di setiap langkah yang aku lalui&lt;br /&gt;terukir bayangmu disetip hembusan nafasku&lt;br /&gt;terucap namamu disetiap tidurku tersimpan mimpi akan dirimu,,,,,&lt;br /&gt;kucurahkan cintaku padamu&lt;br /&gt;kuberikan kesetiaan padamu&lt;br /&gt;tanpa ku tahu kapan qm hadir dalam hidupku? &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-4568141037910307995?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/4568141037910307995/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=4568141037910307995&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/4568141037910307995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/4568141037910307995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2009/05/cinta-khayalan.html' title='cinta khayalan'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-4965131524243601550</id><published>2009-05-19T18:25:00.001+07:00</published><updated>2009-05-19T18:25:17.797+07:00</updated><title type='text'>Maaf</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sayang…………………&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maaf jika untai kataku buraikan mimpi kita&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku ingin jujur tentangnya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang yang datang saat kau ada&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ku bermuka dua dan berbagi cinta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku tersadar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sayang……………………&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini bukan salahku dan salahmu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuhanya melanjut hidup yang tergaris didahiku&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidup yang mengantarku padamu dan dia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia sungguh sederhana&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia beri angin sayapku tuk mengepak tanpa minta dahan tuk balasan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia beri telinga saat kuingin berbagi tentang segala yang kulalui hari ini&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia beri aku bicara yang bisa tenangkan badai samudra&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia beri aku perlindungan hanya dengan sejumput senyuman&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semua ada saat kau berkubang dalam harimu yang perlahan membenam hadirku&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ya, aku tlah berkhianat padamu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kubagi cinta yang dulu sepenuhnya mulikmu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini kuingin jujur padamu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia telah ambil tempat dihatiku dan mensemayamkan dirimu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maaf……………….&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-4965131524243601550?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/4965131524243601550/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=4965131524243601550&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/4965131524243601550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/4965131524243601550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2009/05/maaf.html' title='Maaf'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-4164174711275652000</id><published>2009-05-19T18:22:00.001+07:00</published><updated>2009-05-19T18:22:43.221+07:00</updated><title type='text'>sepi</title><content type='html'>sepi ……..&lt;br /&gt;…..sepi ……..&lt;br /&gt;……….sepi ……&lt;br /&gt;apakah hanya aku yang sepi..?&lt;br /&gt;kuyakin tidak, karena kau kini ada&lt;br /&gt;apakah kau mau berbagi sepimu denganku..?&lt;br /&gt;tak usah kau jawab,disini kita berbagi sepi&lt;br /&gt;tak perlu ada yang bicara diantara kita&lt;br /&gt;sepi…&lt;br /&gt;dingin…&lt;br /&gt;pasti kau tau teman&lt;br /&gt;disinilah ku akan mati..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-4164174711275652000?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/4164174711275652000/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=4164174711275652000&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/4164174711275652000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/4164174711275652000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2009/05/sepi.html' title='sepi'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-3626665222176570766</id><published>2009-05-19T18:20:00.001+07:00</published><updated>2009-05-19T18:20:40.483+07:00</updated><title type='text'>pedih</title><content type='html'>&lt;p&gt;Mereka tertawa seolah aku tak merasakan apa-apa&lt;br /&gt;&lt;a title="Seperti" href="http://www.anggrekbiru.com/seperti.html"&gt;Seperti&lt;/a&gt; perpisahan hanyalah sebuah fase biasa&lt;br /&gt;Mengolok-olok dan memberi semangat seadanya&lt;br /&gt;Kawan… aku baru saja kehilangan &lt;a title="cinta" href="http://www.anggrekbiru.com/cinta.html"&gt;cinta&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semua melarangku menangis, hatiku tak boleh menjerit&lt;br /&gt;Tapi mereka tertawa… bukannya memapah jiwaku yang lemah&lt;br /&gt;Tak ada lagi singa dan serigala di dalam jiwaku kini&lt;br /&gt;Kumohon tolong, berhentilah menertawakan kepergiannya !&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku hanya ingin engkau tahu, bukan menertawakanku&lt;br /&gt;apalagi menghujatku… sebab engkau kawanku&lt;br /&gt;Jika tak bisa kau berikan aku empatimu&lt;br /&gt;Jika tak bisa kujadikan engkau penguatku&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kumohon berikan aku ruang sunyi untuk mendamaikan diri&lt;br /&gt;tuk mengenangnya pergi…&lt;br /&gt;tuk menantinya datang kembali…&lt;br /&gt;tuk membangun semangatku lagi…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-3626665222176570766?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/3626665222176570766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=3626665222176570766&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/3626665222176570766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/3626665222176570766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2009/05/pedih.html' title='pedih'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-8046123302874580766</id><published>2009-05-19T18:14:00.001+07:00</published><updated>2009-05-19T18:14:52.440+07:00</updated><title type='text'>teruntuk temen-temenku</title><content type='html'>Aku ingin kau tahu, bahwa apa yang pernah&lt;br /&gt;kita jalani adalah saat yang paling membahagiakan untukku, bahwa apa yang&lt;br /&gt;pernah kita lalui bersama adalah saat yang ga mungkin aku lupakan. Meski&lt;br /&gt;mungkin di sana semua itu sudah tidak ada dalam ingatanmu, meski mungkin di&lt;br /&gt;sana sudah tidak ada lagi aku dalam pikiran dan hatimu, meski mungkin sudah kau&lt;br /&gt;buang jauh aku dari ingatanmu.&lt;br /&gt;Karena kau begitu istimewa, kau menorehkan&lt;br /&gt;kisah indah dalam hidupku, membuatku mengerti akan arti kasih sayang. Meski&lt;br /&gt;terasa sakit kurasa, tapi aku tetap tak berdaya menghadapi perasaanku padamu.&lt;br /&gt;Berulang kali aku coba membuang semuanya, berusaha melupakannya, namun yang ada&lt;br /&gt;semakin sakit kurasa. Hingga akhirnya, aku putuskan untuk menyimpan semua&lt;br /&gt;kenangan itu dalam hatiku terdalam, dimana tak ada seorangpun yang bisa&lt;br /&gt;mengusiknya.&lt;br /&gt; Teruntuk sahabat - sahabatku…&lt;br /&gt;Aku&lt;br /&gt;tahu semua itu ga kan pernah terulang lagi, apa yang pernah kita jalani bersama&lt;br /&gt;mustahil akan terjalin lagi. Sekarang aku disini, hanya bisa mengingat dan&lt;br /&gt;mengenangmu, tanpa bisa kurasakan lagi sapa hangatmu untukku, tanpa bisa&lt;br /&gt;kurasakan lagi kata-kata manismu untukku. Aku begitu menikmati dunia itu,&lt;br /&gt;mengagumimu dalam pesona kata-katamu, menyayangimu dengan ketulusan hatiku.&lt;br /&gt;Bahkan saat aku telah jauh darimu pun,&lt;br /&gt;tetap saja aku memikirkanmu. Padahal, telah kutinggalkan semua kenangan dan&lt;br /&gt;cerita indah itu di sana. Tapi, ternyata tetap saja bayangmu hadir di setiap&lt;br /&gt;mimpiku. Aku tahu kenapa hal itu terjadi, ternyata aku lupa meninggalkan&lt;br /&gt;perasaanku di sana, karena aku tetap membawa perasaanku itu dalam hatiku.&lt;br /&gt;Teruntuk sahabat - sahabatku…&lt;br /&gt;Aku hanya ingin kau tahu, bahwa apa yang&lt;br /&gt;pernah kukatakan padamu adalah benar, semua yang pernah kutorehkan dalam kata&lt;br /&gt;dan tinta adalah tulus dari dalam hatiku. Bahwa benar aku menyayangimu. Begitu&lt;br /&gt;menyayangimu. Selamanya kau akan tetap hidup dalam ingatan dan hatiku, meski&lt;br /&gt;mungkin ini hanya ungkapan sesaat dariku, namun ketika malam menjelang pagi&lt;br /&gt;semua kenangan dan pengalaman pahit itu selalu menghantui,menyebabkan&lt;br /&gt;ketakberdayaan ku menghapus penyesalan dan kesalahan yg tlah kulakukan.&lt;br /&gt; Saat aku menyesal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-8046123302874580766?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/8046123302874580766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=8046123302874580766&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/8046123302874580766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/8046123302874580766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2009/05/teruntuk-temen-temenku.html' title='teruntuk temen-temenku'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-4422966959167467541</id><published>2009-05-12T18:54:00.000+07:00</published><updated>2009-05-12T18:56:09.880+07:00</updated><title type='text'>dalam diam</title><content type='html'>dalam diam yang selalu kau ketengahkan, dalam dingin yang selalu kau pancarkan, aku tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa ada kemarahan yang begitu perkasa yang ingin kau hamburkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ke seluruh permukaan wajah dunia yang semakin lama semakin menunjukkan roman aslinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini, dalam kesunyian yang kau tebar, mengikis tangis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang terpaksa kau umbar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kecewa. karena nestapa selalu saja ada untuk masa yang terlampau panjang dan hina untuk sekedar diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa kemudian kau sendiri diam-diam menukas tuntas seluruh rasa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;membuih cacian dalam ruang yang belum sempat kau buka, mengalirkan akhiran yang sudah pasti tak sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk itu semua, akau hanya ingin bertanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemanakah akan kau bawa segala gulana yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selama ini sengaja kau tanam diam-diam ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu. kau berlalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meninggalkan aku yang kini masih dalam dahaga jawaban&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-4422966959167467541?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/4422966959167467541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=4422966959167467541&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/4422966959167467541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/4422966959167467541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2009/05/dalam-diam.html' title='dalam diam'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-7188141929031271541</id><published>2009-05-08T10:28:00.000+07:00</published><updated>2009-05-08T10:29:12.824+07:00</updated><title type='text'>ku mencintai mu</title><content type='html'>&lt;table style="white-space: normal;" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="10"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,Arial,sans-serif; font-size: 13px; color: rgb(123, 0, 153);font-family:Verdana,Arial,sans-serif;font-size:85%;color:#7b0099;"   &gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;mencintaimu kebahaigiaan ku&lt;br /&gt;mengasihimu hadiah bagi aku&lt;br /&gt;melihat wajahmu kurindukan selalu&lt;br /&gt;senyummu menghangatkan jiwa ku yang sudah lama fana&lt;br /&gt;mendengar suaramu membuatku terbius kasih selalu&lt;br /&gt;tapi....&lt;br /&gt;kamu tidak mencintaiku&lt;br /&gt;ketegaranku tuk mencintaimu anugerah bagi ku&lt;br /&gt;ku mencintaimu bukan berarti memaksamu tuk mencintaiku&lt;br /&gt;kasih ku....&lt;br /&gt;ku yakin kuat menunggu cintamu pada ku&lt;br /&gt;sampai hatiku layu dan jatuh&lt;br /&gt;tu kan terjadi pabila kamu selalu menjauh dari ku&lt;br /&gt;ku mencintaimu dari hati ku yang tak pernah layu.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-7188141929031271541?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/7188141929031271541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=7188141929031271541&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/7188141929031271541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/7188141929031271541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2009/05/ku-mencintai-mu.html' title='ku mencintai mu'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-7211697823734832380</id><published>2009-04-13T11:59:00.000+07:00</published><updated>2009-04-13T12:03:13.245+07:00</updated><title type='text'>Cinta sama tak datang dua kali</title><content type='html'>&lt;p&gt;Aku pernah mengenalmu, begitupun kamu pernah mengenalku&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kamu pernah berjalan disisiku, begitupun aku pernah melangkah seiring disisimu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita pernah saling tatap lalu tersenyum&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita pernah saling bercerita lalu tertawa&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita pernah saling ego hingga tumbuh pengertian&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata Kita kini sudah jadi Aku dan Kamu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata jalan kita kini jadi jalanku dan jalanmu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitupun waktu kita kini jadi waktuku dan waktumu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitupun waktu kita kini jadi waktumu dan waktuku&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemarin kamu dan aku masih ingat kenangan kita&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenangan yang jadi prioritas utama kita untuk tersenyuman masing-masing&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenangan yang jadi saksi bahwa keadaan kita saat itu begitu berharga&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu masih berlaku hingga kita mencoba untuk seiring lagi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seiring yang diakhiri dengan kenangan baru yang tak indah apalagi penting&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenangan yang tak layak lagi untuk diingat oleh aku dan kamu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sbab memang benar&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku pernah mengenalmu, begitupun kamu pernah mengenalku&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kamu pernah berjalan disisiku, begitupun aku pernah melangkah seiring disisimu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita pernah saling tatap lalu tersenyum&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita pernah saling bercerita lalu tertawa&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita pernah saling ego hingga tumbuh pengertian&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata Kita kini sudah jadi Aku dan Kamu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata jalan kita kini jadi jalanku dan jalanmu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitupun waktu kita kini jadi waktuku dan waktumu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitupun waktu kita kini jadi waktumu dan waktuku&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemarin kamu dan aku masih ingat kenangan kita&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenangan yang jadi prioritas utama kita untuk tersenyuman masing-masing&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenangan yang jadi saksi bahwa keadaan kita saat itu begitu berharga&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu masih berlaku hingga kita mencoba untuk seiring lagi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seiring yang diakhiri dengan kenangan baru yang tak indah apalagi penting&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenangan yang tak layak lagi untuk diingat oleh aku dan kamu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sbab memang benar Cinta sama tak datang dua kali&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-7211697823734832380?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/7211697823734832380/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=7211697823734832380&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/7211697823734832380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/7211697823734832380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2009/04/cinta-sama-tak-datang-dua-kali.html' title='Cinta sama tak datang dua kali'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-3186413896586552099</id><published>2009-04-13T11:52:00.001+07:00</published><updated>2009-04-13T12:05:31.644+07:00</updated><title type='text'>Cinta Terlarang</title><content type='html'>Apakah salah jika aku mencintai seseorang yang sudah dimiliki orang lain?,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah salah jika aku ingin memiliki seseorang yang sudah mencintai orang lain?,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah salah jika aku merindukan seseorang yang tidak pernah mengharapkanku?,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah salah jika aku mengharapkan seseorang yang tidak merindukanku?,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah salah jika aku berpaling dan pergi dari dirinya?,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah aku salah?,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini yang dinamakan Cinta Terlarang?,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak tahu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bingung dan sendiri,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah yang bisa menjawab?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-3186413896586552099?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/3186413896586552099/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=3186413896586552099&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/3186413896586552099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/3186413896586552099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2009/04/cinta-terlsrsng.html' title='Cinta Terlarang'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-7329961079206199090</id><published>2009-04-13T11:46:00.000+07:00</published><updated>2009-04-13T11:49:37.865+07:00</updated><title type='text'>Kecewa Akan Cinta</title><content type='html'>Terkadang Masa lalu menjadi sebuah kenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang sebuah kenangan menjadi penantian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah..entahlah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hatiku berkecamuk rasa tak menentiu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dicintai salah…mencintaipun juga salah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang ingin bebas lepas terhempas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana tidak ada penderitaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebas berlari tertawa dan bernyanyi sesuka hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi duniaku penuh dengan penyesalan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetesan air mata dan misteri akan kekejaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat dimana bertemu dengan orang tercinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia meninggalkanku dengan dendam yang terpendam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada rahasia dibalik kehidupannya yang tak pernah kutahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan diriku menyadari akan sebuah kemunafikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh,,Tuhann sungguh kecewa diriku…&lt;br /&gt;Kecewa…kecewa… akan cinta…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-7329961079206199090?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/7329961079206199090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=7329961079206199090&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/7329961079206199090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/7329961079206199090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2009/04/kecewa-akan-cinta.html' title='Kecewa Akan Cinta'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-3374052808805423069</id><published>2008-12-17T16:39:00.001+07:00</published><updated>2008-12-17T16:42:24.308+07:00</updated><title type='text'>MAAF</title><content type='html'>maafkan aku bila menyakitimu&lt;br /&gt;kebenaran harus dibuktikan&lt;br /&gt;tak tahan aku memendam rindu&lt;br /&gt;tak mampu aku menyimpan asa&lt;br /&gt;walau kadang tak sesuai rencana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maafkan aku membuatmu menangis&lt;br /&gt;hidup adalah perjuangan&lt;br /&gt;tetap semangat seiring sejalan&lt;br /&gt;yakinlah esok jadi milik kita&lt;br /&gt;dan matahari tetap setia menemani&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-3374052808805423069?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/3374052808805423069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=3374052808805423069&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/3374052808805423069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/3374052808805423069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2008/12/maaf.html' title='MAAF'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-6400495592991461616</id><published>2008-12-16T16:43:00.002+07:00</published><updated>2008-12-16T16:50:34.246+07:00</updated><title type='text'>AKU DAN DIA</title><content type='html'>telah lama hati ini bertanya&lt;br /&gt;apakah aku untuknya?&lt;br /&gt;dan apakah dia untukku?&lt;br /&gt;siapakah dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selama ini dia begitu baik padaku tapi&lt;br /&gt;apakah aku pernah berbuat baik untuknya?&lt;br /&gt;hari-hari kulaui bersamanya dalam suka dan duka&lt;br /&gt;tapi apaka aku ada dihatinya?&lt;br /&gt;dan apakah dia ada dihatiku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;barulah kusadari dia bukan siapa-siapa untukku. dia hanyalah seseorang&lt;br /&gt;yang diutus oleh Allah untuk menemani aku.&lt;br /&gt;dan suatu saat aku harus menyiapkan diriku untuk kembali kehilangan dia&lt;br /&gt;dan aku bukan siapa-siapa untuknya.&lt;br /&gt;kami hanyalah dua orang yang dipertemukan oleh takdir&lt;br /&gt;tanpa tahu kemana arah takdir itu menuntun kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarlah semua berjalan apa adanya&lt;br /&gt;mengalir seperti air dan udara yang kuhirupbiarlah&lt;br /&gt;kami mengkaji makna hidup bersama&lt;br /&gt;dan mengecup sebuah arti kehidupan&lt;br /&gt;tuk bekal kami bertemudengan Nya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku dan dia suatu saat pasti berpisah oleh takdir&lt;br /&gt;aku bisa berharap dikehupan mendatang (Akherat)&lt;br /&gt;Allah akan menjadikannya sama seperti sekarang&lt;br /&gt;ini bisa bersama dalam menjalani hidup&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-6400495592991461616?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/6400495592991461616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=6400495592991461616&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/6400495592991461616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/6400495592991461616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2008/12/aku-dan-dia.html' title='AKU DAN DIA'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-7278039265369381692</id><published>2008-12-06T09:46:00.001+07:00</published><updated>2008-12-07T11:50:12.994+07:00</updated><title type='text'>KEKUATAN CINTA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo'akannya walaupun dia tidak berada disisi kita. Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta .......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, aku harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut. Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaiku, tetapi lebih menyakitkan lagi adalah mencintai seseorang dan aku tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintaku kepadanya. Seandainya aku ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala aku mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala aku terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika aku bertemu seseorang yang sangat berarti bagiku, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan aku harus membiarkannya pergi. Kadangkala aku tidak menghargai orang yang mencintai aku sepenuh hati, sehingga aku kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi. Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya. Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU. Kemungkinan apa yang aku sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan apa yang aku benci tersimpan kebaikan didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana, cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa. Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan. Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing. Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki. Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta. Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang aku inginkan. Jika tidak, aku hanya mencintai pantulan diri sendiri yang aku temukan didalam dirinya. Aku tidak akan pernah tahu bila aku akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tangan dan aku tidak biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya. Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh. Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta sebenarnya tidak buta. Cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan. Yang buta adalah bila cinta itu menguasai diriku tanpa suatu pertimbangan. Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak, bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka, bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merasa rindu dan cemburu. Cinta bukanlah dari kata-kata tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan. Tangisan juga bukanlah pengobat cinta karena ia tidak mengerti perjalanan hati nurani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejarlah cita-cita sebelum cinta, apabila tercapainya cita-cita maka dengan sendirinya cinta itu akan hadir. Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta juga seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta pertama adalah kenangan, Cinta kedua adalah pelajaran, dan cinta yang seterusnya adalah satu keperluan karena hidup tanpa cinta bagaikan masakan tanpa garam. Karena itu jagalah cinta yang dianugerahkan itu sebaik-baiknya agar ia terus mekar dan wangi sepanjang musim. Kecewa bercinta bukan berarti dunia sudah berakhir. Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Aku tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan aku sampai kamu melupakan kegagalan aku dan rasa kekecewaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya diperlukan waktu semenit untuk menafsir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang, tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang. Hidup tanpa cinta sepeeti makanan tanpa garam. Oleh karena itu, kejarlah cinta seperti aku mengejar waktu dan apabila aku sudah mendapat cinta itu, jagalah ia seperti aku menjaga dirimu. Sesungguhnya cinta itu karunia Tuhan Yang Maha Esa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah orang yang aku kasihi itu sekedranya, mungkin saja dia akan menjadi orang yang aku benci pada suatu hari kelak. Juga bencilah terhadap orang yang aku benci itu sekedarnya, barangkali dia akan menjadi orang yang aku kasihi pada suatu hari nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah aku tangisi perpisahan dan kegagalan bercinta, karena pada hakikatnya jodoh itu bukan ditangan manusia. Atas kasih sayang Tuhan aku dan dia bertemu, dan atas limpahan kasihNya juga aku dan dia dipisahkan bersama hikmah yang tersembunyi. Pernah aku berfikir kebesaranNya itu Cinta itu tidak menjanjikan sebuah rumah tangga aman damai, tetapi penerimaan dan tanggung jawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah asas utama kebahagiaan rumah tangga. Cinta hanya sebuah keindahan perasaan, cinta akan bertukar menjadi tanggung jawab apabila terbinanya sebuah rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberikan seluruh cintaku kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintaku, jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang dihatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh dihatiku. Cinta bukanlah dari kata-kata, tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan. Cinta lebih mudah mekar dihati yang sedang dilanda kecewa, cinta seperti ini adalah cinta yang mengharapkan belas kasihan, oleh karena itu, bila sepi telah punah maka biasanya cinta juga akan turut terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang dikaitkan dengan kepentingan pribadi akan berubah menjadi putus asa. Dalam sebuah percintaan, janganlah aku sesali perpisahan tetapi sesalilah pertemuan. Karena tanpa pertemua tidak akan ada perpisahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah dengan orang yang lebih mencintai diri kita daripada kita mencintai diri orang itu. Itu lebih baik daripada menikahi orang yang kita cintai tetapi tidak menyintai diri kita karena lebih mudah mengubah pendirian diri sendiri daripada mengubah pendirian orang lain. Cinta yang suci dapat dilihat dari pengorbanan seseorang, bukanlah dari pemberian semata. Ibaratkalah kehilangan cinta itu seumpama hilangnya cincin permata di lautan luas yang tiada bertepi dan harus dilupakan. Cinta tidak selalu bersama jodoh, tapi jodoh selalu bersama cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta letaknya di hati, meskipun tersembunyi, namun getarannya jelas sekali. Ia mampu mempengaruhi fikiran sekaligus mengendalikan tindakan kita sehingga kadangkala kita melakukan hal terbodoh tanpa kita sadari. Cinta dimulai dengan senyuman, tuumbuh dengan dekapan dan seringkali berakhir dengan air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintai adalah masalah yang penting bagi manusia bila kita mampu mengurai cinta, maka hakekat cinta akan berubah menjadi sesuatu, Itulah kenyataan cinta. Memperlihatkan cinta adalah suatu kepicikan dibanding sesuatu yang agung, yang tersembunyi dibalik cinta, cinta memang tidak mudah untuk dimengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang selalu membutuhkan orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membantu memahami bagian dari diri aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyingkap bagian yang tersembunyi dari diri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk percaya dan memahami bagian yang terbaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku membantu orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak boleh menyembunyikan apa yang kita ketahui tentangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak boleh hanya menjadi telinga bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tangan kehidupan terasa gelap dan malam tak bernyanyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah waktu untuk cinta dan kepercayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tangan kehidupan akan bersinar dan bernyanyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila seseorang mencintai dan mempercayai seutuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih ... kekuatan apakah yang menggerakkanku dalam badai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa aku menjadi lebih baik dan lebih kuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serta lebih yakin pada kehidupan saat badai menerjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak mengerti dan sekarang aku menjadi lebih mencintai dirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari apapun yang ada di alam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pertama kulihat kamu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling mendalam yang kurasakan adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejujuran, kecerdasan dan kehangatan dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, pun sama hanya seribu kali lebih dalam dan lebih lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencintaimu sebelum kita berdekatan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pertama kulihat engkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu ini adalah takdir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan selalu bersama ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidak ada yang akan memisahkan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amien ............&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-7278039265369381692?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/7278039265369381692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=7278039265369381692&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/7278039265369381692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/7278039265369381692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2008/12/kekuatan-cinta.html' title='KEKUATAN CINTA'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-8031192562605956989</id><published>2008-10-28T10:58:00.000+07:00</published><updated>2008-10-28T10:59:14.198+07:00</updated><title type='text'>JATUH CINTA</title><content type='html'>JATUH CINTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pertama kali ku melihatmu&lt;br /&gt;Jantungku mulai berdegup kencang&lt;br /&gt;Sejak saat itu&lt;br /&gt;Malam-malamku penuh mimpi tentangmu&lt;br /&gt;Setiap kali bersamamu&lt;br /&gt;Serasa ku terbang melayang&lt;br /&gt;Anganku membawamu turut serta&lt;br /&gt;Menghadapi ribuan bintang di langit&lt;br /&gt;Aku jatuh cinta padamu&lt;br /&gt;Jatuh cinta yang pertama&lt;br /&gt;Aku jatuh cinta padamu&lt;br /&gt;Dan kau pun begitu padaku&lt;br /&gt;Ku mohon.. jangan lukai aku..&lt;br /&gt;Ini yang pertama buatku&lt;br /&gt;Ku ingin yang paling indah&lt;br /&gt;Walau pun nanti berpisah&lt;br /&gt;Kisah ini tak kan terlupakan..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-8031192562605956989?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/8031192562605956989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=8031192562605956989&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/8031192562605956989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/8031192562605956989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2008/10/jatuh-cinta.html' title='JATUH CINTA'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-3585583726913663012</id><published>2008-10-28T10:55:00.000+07:00</published><updated>2008-10-28T10:56:40.173+07:00</updated><title type='text'>Mencintaimu</title><content type='html'>Mencintaimu bukanlah sebuah pilihan&lt;br /&gt;Sebab hati tak mampu berpikir seperti logika&lt;br /&gt;Datang tiba-tiba… hasrat ingin selalu berdua&lt;br /&gt;Mencintaimu adalah rasa yang indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka hanya bisa melarang tanpa mengerti&lt;br /&gt;Mereka hanya menolak tanpa berpikir bijak&lt;br /&gt;Mereka hanya tak mau tanpa menelusuri kedalaman batinku&lt;br /&gt;Mereka hanya bisa berpikir menurut mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintaimu adalah sebuah karunia&lt;br /&gt;Meski kau ada dunia juga tak selalu indah&lt;br /&gt;Mencintaimu bangkitkan semangat sepenuh jiwa&lt;br /&gt;Hadapi hari-hari yang tak selalu cerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kelak mereka mampu mengerti&lt;br /&gt;Semoga kelak mereka dapat menjadi bijak&lt;br /&gt;Semoga kelak terbuka hati nurani&lt;br /&gt;Semoga kelak terbuka pintu bahagia seutuhnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-3585583726913663012?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/3585583726913663012/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=3585583726913663012&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/3585583726913663012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/3585583726913663012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2008/10/mencintaimu.html' title='Mencintaimu'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-4845782276625288703</id><published>2008-10-22T10:08:00.002+07:00</published><updated>2008-10-22T10:24:32.948+07:00</updated><title type='text'>Ternyata Harus Memilih</title><content type='html'>Di hari ini semua berakhir sudah&lt;br /&gt;Kita berpisah baik-baik saja&lt;br /&gt;Jangan ingat hal yang membuatmu marah&lt;br /&gt;Apalagi membuatmu kecewa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenangan indah yang pernah kita rasakan&lt;br /&gt;Miliki kesan di hatiHanya yang baik&lt;br /&gt;Hanya yang membuatmu tersenyum&lt;br /&gt;Di saat kita mengingatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kita sampai&lt;br /&gt;Pada jalan yang berlainan arah&lt;br /&gt;Ternyata kita harus memilih&lt;br /&gt;Mana jalan yang terbaik 'tuk semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup banyak waktu yang kita habiskan&lt;br /&gt;Semua tidak pernah terbuang percuma&lt;br /&gt;Lambaikan tangan biar pergi lebih mudah,&lt;br /&gt;Sungguh senang ku bisa kenal kamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenangan indah... kenangan&lt;br /&gt;Memiliki kesan di hati&lt;br /&gt;Hanya yang baik&lt;br /&gt;Hanya yang membuat tersipu&lt;br /&gt;Saat kita mengingatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada kata telat&lt;br /&gt;Semua pasti ada artinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maafkan aku sobat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-4845782276625288703?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/4845782276625288703/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=4845782276625288703&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/4845782276625288703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/4845782276625288703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2008/10/ternyata-harus-memilih.html' title='Ternyata Harus Memilih'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-746267885627410801</id><published>2007-05-15T15:35:00.000+07:00</published><updated>2007-05-15T15:39:31.853+07:00</updated><title type='text'>Memancing wanita agar mengejarmu</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Biasanya, lelakilah yang selalu mengejar-ngejar wanita idamannya, memberi perhatian lebih, lalu mengungkapkan cinta. Tapi, kini juga masanya menikmati agresivitas kaum wanita, dan menjadi lelaki yang diincar kaum wanita. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Caranya? Gampang, dengan tips kecil, hal itu bukan tak mungkin. Tapi, ini rahasia lho?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pertama kali yang harus kamu lakukan adalah membuat diri kamu serileks mungkin. Karena kalau kamu terlalu menggebu-gebu, bisa merusak semua 'niat baik' itu. Perlu kamu ketahui juga, sebenarnya membuat si dia datang ke kamu lebih dulu, bukan perkara rumit kok! Kamu hanya perlu tampil apa adanya pada wanita yang kamu suka. Tunjukkan bahwa kamu seorang yang sederhana, jujur, sopan, Pede, sekaligus charming. Semua itu adalah kriteria umum yang bisa bikin wanita menaruh simpatik sama kamu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tunjukkan juga kalau kamu sangat antusias ketika mendengar cerita-ceritanya (walaupun itu hanya cerita-cerita biasa yang sebenarnya kurang menarik). Nah, kalau sudah begini, si dia dapat melihat bahwa kamu ternyata seorang yang enak diajak bicara, nyambung, dan, membuat mereka kepingin nempel terus. Jangan lupa untuk selalu memberikan tanggapan, saran, nasihat, ataupun masukan yang positif ketika si dia meminta pendapatmu, atau ketika si dia bertanya tentang suatu masalah padamu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kalau selama ini kamu termasuk seorang yang punya 'selera' tinggi dalam memilih seseorang untuk jadi pacarmu, maka mulai kali ini cobalah untuk tak terlalu menetapkan kriteria rumit untuk mendapatkan calon pacar. Disadari atau tidak, hal ini sebenarnya merupakan kebiasaan jelek yang banyak dilakukan pria ataupun wanita --apalagi jika mereka merasa bahwa status sosialnya mulai menanjak. Kamu perlu menerapkan paham nobody's perfect. Mulailah berkaca pada dirimu sendiri, dan lihat dengan cermat - kamu bukan orang yang sempurna, bukan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jadi jangan terlalu banyak menilai, apalagi berpikiran negatif. Lama-lama si dia juga bakal sebal melihat kelakuanmu ini. Terutama jika si dia sampai merasakan bahwa dirinya sedang dibanding-bandingkan dengan wanita lain, bisa-bisa malah si dia yang menjauhi kamu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dalam kegiatan sehari-hari, boleh-boleh saja kamu memperlihatkan perasaan suka kamu, sekaligus berharap si dia akan menyukai kamu tentunya. Bukannya lantas kamu merasakan bahwa dirimu mempunyai wewenang untuk mengontrol dan mengekangnya --apalagi sampai mengikatnya. Biar bagaimanapun, wanita punya kebebasan yang sama seperti pria dalam bergaul ataupun beraktivitas bersama teman-temannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kamu harus pintar membaca situasi. Jangan halangi dan persempit ruang geraknya. Jangan pula selalu berada di dekatnya dalam kesempatan apapun. Jangan biarkan si dia berfikir mengapa seolah-olah segala kegiatan yang dilakukannya dimata-matai ataupun harus dilakukan atas izinmu. Jangan begitu! Jika kamu begitu, si dia akan berpikir akan jadi seperti apa dirinya nanti jika kamu jadi pacarnya? Mirip penjahat atau buronan yang setiap saat dipantau keberadaannya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sebaliknya buat si dia menebak-nebak di mana kamu berada sekarang, apa yang sedang kamu lakukan, dan, dengan siapa kamu berada sekarang. Dengan begitu si dia akan was-was, khawatir, cemas, bercampur kangen atas ketidak-hadiranmu ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Akan tetapi, ketika ia sedang kesusahan atau ada masalah, perlihatkan bahwa dirimu terbuka untuk mendengar dan bersedia memberi masukan agar masalahnya cepat selesai. Tunjukkan pula kalau kamu sangat antusias ketika mendengarnya bercerita, dan menanggapinya dengan tanggapan positif, brilian, tanpa kesan menggurui. Yang terpenting jangan di-cuekin aja! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Senyum. Bukan rahasia umum lagi bahwa senyum merupakan senjata ampuh untuk menebar pesona. Para ahli pun menganjurkan banyak senyum untuk merefleksikan diri kamu agar orang lain dapat berfikir bahwa dirimu mempunyai pikiran positif dan stabil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Nah, kalau kamu termasuk orang murah senyum, jangan ragu-ragu untuk menularkan kebiasaan kamu pada si dia. Caranya mudah, ketika kamu sedang berduaan, buatlah beberapa joke atau kegiatan lain yang dapat membuatnya bereaksi positif - misalnya membuatnya tersenyum dan tertawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Jangan sekali-kali kamu keras kepala di depannya. Beri dia ruang untuk mengekspresikan dirinya. Berikan ia ruang untuk membuatmu senyum. Jangan pula hanya si dia yang kamu buat tersenyum, ada baiknya jika kamu juga dekat dengan sahabat-sahabatnya dan keluarganya. Apalagi kalau kamu dapat membuat mereka menyukai keberadaanmu di antara mereka. Percaya deh, kalau 4 dari 5 wanita lebih memilih pacar yang punya selera humor tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Jangan lupa untuk berusaha menjadi yang terbaik untuknya. Tapi jangan lalu kamu memaksakan dirimu untuk melakukan hal-hal yang nyata-nyata tidak dapat kamu lakukan. &lt;/span&gt;Just do the best you can, and, be yourself --maka semuanya akan berjalan lancar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Jangan lupa juga untuk memperhatikan penampilan. Kamu tahu dong, penampilan yang rapi dan bersih (apalagi harum) sangat digemari wanita?! Usahakan juga untuk menjaga nafasmu supaya tetap segar, karena bisa-bisa si dia pingsan ketika tidak sengaja mencium bau 'tong sampah' yang keluar dari mulutmu!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Jika kamu merupakan seorang agresif, cobalah untuk sedikit menahan keinginan untuk melancarkan aksi terlebih dahulu, seperti menelepon 5-10 kali sehari, mengirim SMS sebanyak 90-100 kali sehari yang isi-isinya terlalu mengobral cinta maupun rayuan bullshit. Sebaliknya, buatlah agar dirimu jarang menelepon, jarang meng-email, jarang bertemu, ataupun ber-SMS ria. Itu akan terus membuat si dia mempesona di matamu, tak membosankan, dan yang pasti, membuat si dia kangen berat padamu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Satu hal lagi, jangan selalu menuruti keinginannya. Usahakan untuk sedikit jaga Image dengan selalu tampil cool di depannya (walaupun sebenarnya kamu sudah tak tahan melihat wajahnya yang lucu ketika merayumu). Dengan begitu si dia bakal tambah geregetan sama kamu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Buatlah dirimu semisterius mungkin. wanita sebenarnya suka hal-hal yang berbau misteri. Dengan begitu mereka bisa berpetualang untuk mendapatkan cintamu. Nggak percaya? Coba saja kamu jarang nongol dan jarang nelepon. Pasti dia kelimpungan mencari-cari kamu. Nah, dengan begitu rasa ingin tahu tentang kamu akan bertambah, dan dia akan mencari jalan untuk mengetahui dirimu lebih dalam lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jangan pula kamu jadi sok akrab dengan dia! Karena jika kamu terlalu akrab, ia akan merasakan kenyamanan yang berbeda setiap berdekatan denganmu. Ia tidak mau suatu hari nanti persahabatan ini jadi hancur berantakan karena adanya perasaan cinta. Dengan begitu dia akan memilih kamu sebagai sahabat ketimbang sebagai kekasih. &lt;/span&gt;Wah?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Selamat dikejar-kejar ya?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-746267885627410801?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/746267885627410801/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=746267885627410801&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/746267885627410801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/746267885627410801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2007/05/memancing-wanita-agar-mengejarmu.html' title='Memancing wanita agar mengejarmu'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-7127558018903914393</id><published>2006-12-24T09:55:00.000+07:00</published><updated>2006-12-24T10:09:32.802+07:00</updated><title type='text'>GUNUNG SEMERU (3.676m)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_WIxDa9CFJ_E/RY3vOt8ztnI/AAAAAAAAAA0/_Y46eBkQHp4/s1600-h/semeru.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 206px; height: 127px;" src="http://bp0.blogger.com/_WIxDa9CFJ_E/RY3vOt8ztnI/AAAAAAAAAA0/_Y46eBkQHp4/s320/semeru.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5011924996465079922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;TIM Skrekanex berjumlah 4 orang ( Steve, Widias, Nanang, Ade ) bulan Juli 2001 melakukan pendakian ke Gunung Semeru di Jawa Timur. Gunung Semeru adalah gunung suci kediaman para Dewa, merupakan gunung tertinggi di pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 M dpl (puncak Mahameru). Pada tahun 1913 dan 1946 Kawah Jonggring Saloka memiliki kubah dengan ketinggian 3.744,8 M hingga akhir Nopember 1973.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;&lt;u2:stroke joinstyle="miter"&gt;&lt;u2:formulas&gt;&lt;u2:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;&lt;u2:f eqn="sum @0 1 0"&gt;&lt;u2:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;&lt;u2:f eqn="prod @2 1 2"&gt;&lt;u2:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;&lt;u2:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;&lt;u2:f eqn="sum @0 0 1"&gt;&lt;u2:f eqn="prod @6 1 2"&gt;&lt;u2:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;&lt;u2:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;&lt;u2:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;&lt;u2:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;&lt;/u2:f&gt;&lt;/u2:f&gt;&lt;/u2:f&gt;&lt;/u2:f&gt;&lt;/u2:f&gt;&lt;/u2:f&gt;&lt;/u2:f&gt;&lt;/u2:f&gt;&lt;/u2:f&gt;&lt;/u2:f&gt;&lt;/u2:f&gt;&lt;/u2:f&gt;&lt;/u2:formulas&gt;&lt;u2:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;&lt;u1:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt;&lt;/u1:lock&gt;&lt;/u2:path&gt;&lt;/u2:stroke&gt;&lt;/u2:shapetype&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/peta1.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image001.jpg" title="peta1s"&gt;&lt;u3:wrap type="square"&gt;&lt;/u3:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Gunung ini masuk dalam kawasan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Taman&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:place&gt; nasional Bromo Tengger Semeru. Taman Nasional ini terdiri dari pegunungan dan lembah seluas 50.273,3 Hektar. Terdapat beberapa gunung di dalam Kaldera Gn.Tengger antara lain; Gn.Bromo (2.392m) Gn. Batok (2.470m) Gn.Kursi (2,581m) Gn.Watangan (2.662m) Gn.Widodaren (2.650m). Terdapat empat buah danau (ranu): Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo, Ranu Darungan. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/bromosemeru2.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image002.jpg" title="bromosemerus"&gt;&lt;u4:wrap type="square"&gt;&lt;/u4:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Diperlukan waktu sekitar empat hari untuk mendaki puncak gunung Semeru pulang- pergi. Sebaiknya membawa bekal untuk satu minggu karena kita akan betah berkemah, bisa jadi karena pemandangan dan suasana yang sangat indah, atau karena kecapaian setelah mendaki gunung semeru. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Untuk mendaki gunung semeru dapat ditempuh lewat &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;malang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; atau lumajang. Dari terminal &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;malang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kita naik angkutan umum menuju desa Tumpang. Disambung lagi dengan Jip atau Truk Sayuran yang banyak terdapat di belakang pasar terminal Tumpang dengan biaya per orang Rp.13.000,- hingga Pos Ranu Pani.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sebelumnya kita mampir di Gubugklakah untuk memperoleh &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:city&gt; ijin, dengan perincian, biaya &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ijin Rp.6.000,- untuk maksimal 10 orang, Karcis masuk taman Rp.2.000,- per orang, Asuransi per orang Rp.2.000,-&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1028" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/mobil.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image003.jpg" title="mobils"&gt;&lt;u5:wrap type="square"&gt;&lt;/u5:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dengan menggunakan Truk sayuran atau Jip perjalanan dimulai dari Tumpang menuju Ranu Pani desa terakhir di kaki semeru. Di sini terdapat Pos pemeriksaan, terdapat juga warung dan pondok penginapan. Pendaki juga dapat bermalam di Pos penjagaan. Di Pos Ranu Pani juga terdapat dua buah danau yakni danau (ranu) pani (1 ha) dan ranu regulo (0,75 ha). Terletak pada ketinggian 2.200 mdpl.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Bagi pendaki yang baru pertama kali mungkin akan bingung menemukan jalur pendakian, dan hanya berputar-putar di Ranu Pani, untuk itu setelah sampai di gapura selamat datang, perhatikan terus ke kiri ke arah bukit, jangan mengikuti jalanan yang lebar ke arah kebun penduduk. Selain jalur yang biasa dilewati para pendaki, juga ada jalur pintas yang biasa dipakai para pendaki lokal, jalur ini sangat curam.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1029" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/waturejeng.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image004.jpg" title="waturejengs"&gt;&lt;u6:wrap type="square"&gt;&lt;/u6:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jalur awal yang kita lalui landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengan tumbuhan alang-alang. Tidak ada tanda penunjuk arah jalan, tetapi terdapat tanda ukuran jarak pada setiap 100m, kita ikuti saja tanda ini. Banyak terdapat pohon tumbang, dan ranting-ranting diatas kepala, sehingga kita harus sering merundukkan kepala, tas keril yang tinggi sangat tidak nyaman. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Setelah berjalan sekitar 5 Km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi Edelweis, kita akan sampai di Watu Rejeng. Kita akan melihat batu terjal yang sangat indah. Kita saksikan pemandangan yang sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus. Kadang kala kita dapat menyaksikan kepulan asap dari puncak semeru. Untuk menuju Ranu Kumbolo kita masih harus menempuh jarak sekitar 4,5 Km.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1030" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/ranukumbolo.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image005.jpg" title="ranu-kumbolo"&gt;&lt;u7:wrap type="square"&gt;&lt;/u7:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sebaiknya beristirahat dan mendirikan tenda apabila tiba di Ranu Kumbolo. Terdapat danau dengan air yang bersih dan memiliki pemandangan yang sangat indah terutama di pagi hari kita saksikan matahari terbit disela-sela bukit. Banyak terdapat ikan, kadang burung belibis liar. Ranu Kumbolo berada pada ketinggian 2.400 m dengan luas 14 ha.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1031" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/jalur.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image006.jpg" title="jalurs"&gt;&lt;u8:wrap type="square"&gt;&lt;/u8:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dari Ranu Kumbolo sebaiknya menyiapkan air sebanyak mungkin. Meninggalkan Ranu Kumbolo kita mendaki bukit terjal, dengan pemandangan yang sangat indah dibelakang ke arah danau. Di depan bukit kita terbentang &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;padang&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; rumput yang luas yang dinamakan oro-oro ombo. Oro-oro ombo dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;padang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; rumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. Dari balik Gn. Kepolo tampak puncak Gn. Semeru menyemburkan asap wedus gembel.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Selanjutnya kita memasuki hutan Cemara dimana kadang-kadang kita jumpai burung dan kijang. Banyak terdapat pohon tumbang sehingga kita harus melangkahi atau menaikinya. Daerah ini dinamakan Cemoro Kandang.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1032" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/kalimati.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image007.jpg" title="kalimatis"&gt;&lt;u9:wrap type="square"&gt;&lt;/u9:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pos Kalimati berada pada ketinggian 2.700 m, disini kita dapat mendirikan tenda untuk beristirahat dan mempersiapkan fisik. Kemudian meneruskan pendakian pada pagi-pagi sekali pukul 24.00. Pos ini berupa &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;padang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; rumput luas di tepi hutan cemara, sehingga banyak tersedia ranting untuk membuat api unggun. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Terdapat mata air Sumber Mani, ke arah barat (kanan) menelusuri pinggiran hutan Kalimati dengan menempuh jarak 1 jam pulang pergi. Di Kalimati dan di Arcopodo banyak terdapat tikus gunung bila kita mendirikan tenda dan ingin tidur sebaiknya menyimpan makanan dalam satu tempat yang aman.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Untuk menuju Arcopodo kita berbelok ke kiri (Timur) berjalan sekitar 500 meter, kemudian berbelok ke kanan (Selatan) sedikit menuruni &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;padang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; rumput Kalimati. Arcopodo berjarak 1 jam dari Kalimati melewati hutan cemara yang sangat curam, dengan tanah yang mudah longsor dan berdebu. Dapat juga kita berkemah di Arcopodo, tetapi kondisi tanahnya kurang stabil dan sering longsor. Sebaiknya menggunakan kacamata dan penutup hidung karena banyak abu beterbangan. Arcopodo berada pada ketinggian 2.900m, Arcopodo adalah wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru, selebihnya kita akan melewati bukit pasir.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1033" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/pasir.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image008.jpg" title="pasirs"&gt;&lt;u10:wrap type="square"&gt;&lt;/u10:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dari Arcopodo menuju puncak Semeru diperlukan waktu 3-4 jam, melewati bukit pasir yang sangat curam dan mudah merosot. Semua barang bawaan sebaiknya kita tinggal di Arcopodo atau di Kalimati. Pendakian menuju puncak dilakukan pagi-pagi sekali sekitar pukul 02.00 pagi dari Arcopodo. Badan dalam kondisi segar, dan efektif dalam menggunakan air. Perjalanan pada siang hari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;medan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang dilalui terasa makin berat selain terasa panas juga pasir akan gembur bila terkena panas. Siang hari angin cendurung ke arah utara menuju puncak membawa gas beracun dari Kawah Jonggring Saloka.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Di puncak Gunung Mahameru (Semeru) pendaki disarankan untuk tidak menuju kawah Jonggring Saloko, juga dilarang mendaki dari sisi sebelah selatan, karena adanya gas beracun dan aliran lahar. Suhu dipuncak Mahameru berkisar 4 - 10 derajad Celcius, pada puncak musim kemarau minus 0 derajad Celcius, dan dijumpai kristal-kristal es. Cuaca sering berkabut terutama pada siang, sore dan malam hari. Angin bertiup kencang, pada bulan Desember - Januari sering ada badai.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1034" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/wedusgembel2.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image009.jpg" title="wedusgembel2s"&gt;&lt;u11:wrap type="square"&gt;&lt;/u11:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Terjadi letusan Wedus Gembel setiap 15-30 menit pada puncak gunung Semeru yang masih aktif. Pada bulan Nopember 1997 Gn.Semeru meletus sebanyak 2990 kali. Siang hari arah angin menuju puncak, untuk itu hindari datang siang hari di puncak, karena gas beracun dan letusan mengarah ke puncak. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Letusan berupa asap putih, kelabu sampai hitam dengan tinggi letusan 300-800 meter. Materi yang keluar pada setiap letusan berupa abu, pasir, kerikil, bahkan batu-batu panas menyala yang sangat berbahaya apabila pendaki terlalu dekat. Pada awal tahun 1994 lahar panas mengaliri lereng selatan Gn.Semeru dan meminta beberapa korban jiwa, pemandangan sungai panas yang berkelok- kelok menuju ke laut ini menjadi tontonan yang sangat menarik.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pendakian sebaiknya dilakukan pada musim kemarau yaitu bulan Juni, Juli, Agustus, dan September. Sebaiknya tidak mendaki pada musim hujan karena sering terjadi badai dan tanah longsor.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1035" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/pos-gubugklakah.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image010.jpg" title="pos-gubugklakahs"&gt;&lt;u12:wrap type="square"&gt;&lt;/u12:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;TIM Skrekanex berjumlah 4 orang ( Steve, Widias, Nanang, Ade ) bulan Juli 2001, berhasil melewati jalur ini dengan selamat, dibantu dengan &lt;a href="http://www.langsing.net/produk.htm"&gt;Nutritional Protein Drink Mix&lt;/a&gt; makanan yang biasa dikonsumsi astronot, bernutrisi lengkap dan seimbang pengganti makanan kita, memberi rasa kenyang, selain sangat baik bagi kesehatan juga tidak mengotori gunung yang kita cintai. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;a href="http://www.langsing.net/produk.htm"&gt;Tablet Fiber&lt;/a&gt; memberi keperluan serat bagi pencernaan kita, dimana para pendaki sangat mustahil membawa buah dan sayuran untuk memenuhi serat tubuh. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1036" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/sertifikat.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image011.gif" title="sertifikats"&gt;&lt;u13:wrap type="square"&gt;&lt;/u13:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Setiap saat Tin Skrekanex selalu minum &lt;a href="http://www.langsing.net/produk.htm"&gt;NRG TEA &lt;/a&gt;, teh Guarana yang sering diminum Suku Indian Amazone memberi kesegaran dan meningkatkan stamina setiap saat, menghilangkan ngantuk dan capek, meningkatkan kewaspadaan Mental, sehingga tetap memiliki nalar yang tinggi dan tetap kompak. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1037" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/peta2.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image012.jpg" title="peta2s"&gt;&lt;u14:wrap type="square"&gt;&lt;/u14:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Secara umum iklim di wilayah gunung Semeru termasuk type iklim B (Schmidt dan Ferguson) dengan curah hujan 927 mm - 5.498 mm per tahun dengan jumlah hari hujan 136 hari/tahun dan musim hujan jatuh pada bulan Nopember - April. Suhu udara dipuncak Semeru berkisar antara 0 - 4 derajat celcius.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Flora yang berada di Wilayah Gunung Semeru beraneka ragam jenisnya tetapi banyak didominir oleh pohon cemara, Akasia, Pinus, dan jenis Jamuju. Sedangkan untuk tumbuhan bawah didominir oleh Kirinyuh, Alang - alang, Tembelekan, Harendong dan Edelwiss putin, Edelwiss yang banyak terdapat di lereng-lereng menuju Puncak Semeru. Dan juga ditemukan beberapa jenis anggrek endernik yang hidup di sekitar Semeru Selatan.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Banyak fauna yang menghuni gunung Semeru antara lain :Macan Kumbang, Budeng, Luwak, Kijang, Kancil, dll. Sedangkan di Ranu Kumbolo terdapat Belibis yang masih hidup liar.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="legenda"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;LEGENDA GUNUNG SEMERU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Menurut kepercayaan masyarakat Jawa yang ditulis pada kitab kuno abad 15, Pulau Jawa pada suatu saat mengambang di lautan luas, dipermainkan ombak kesana-kemari. Para Dewa memutuskan untuk memakukan Pulau Jawa dengan cara memindahkan Gunung Meru di India ke atas Pulau Jawa.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;u2:shape id="_x0000_s1038" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://www.langsing.net/gunung/semeru/wayang.jpg" style="" allowoverlap="f" button="t"&gt;&lt;u2:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COperator%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C02%5Cclip_image013.jpg" title="wayangs"&gt;&lt;u15:wrap type="square"&gt;&lt;/u15:wrap&gt;&lt;/u2:imagedata&gt;&lt;/u2:shape&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dewa Wisnu menjelma menjadi seekor kura-kura raksasa menggendong gunung itu dipunggungnya, sementara Dewa Brahma menjelma menjadi ular panjang yang membelitkan tubuhnya pada gunung dan badan kura-kura sehingga gunung itu dapat diangkut dengan aman.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dewa-Dewa tersebut meletakkan gunung itu di atas bagian pertama pulau yang mereka temui, yaitu di bagian barat Pulau Jawa. Tetapi berat gunung itu mengakibatkan ujung pulau bagian timur terangkat ke atas. Kemudian mereka memindahkannya ke bagian timur pulau tetapi masih tetap miring, sehingga Mereka memutuskan untuk memotong sebagian dari gunung itu dan menempatkannya di bagian barat laut.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penggalan ini membentuk Gunung Pawitra, yang sekarang dikenal dengan nama Gunung Pananggungan, dan bagian utama dari Gunung Meru, tempat bersemayam Dewa Shiwa, sekarang dikenal dengan nama Gunung Semeru. Pada saat Sang Hyang Siwa datang ke pulau jawa dilihatnya banyak pohon Jawawut, sehingga pulau tersebut dinamakan Jawa.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Lingkungan geografis pulau Jawa dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bali&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:place&gt; memang cocok dengan lambang-lambang agama Hindu. Dalam agama Hindu ada kepercayaan tentang Gunung Meru, Gunung Meru dianggap sebagai rumah para dewa-dewa dan sebagai sarana penghubung diantara bumi (manusia) dan Kayangan. Kalau manusia ingin mendengar suara dewa mereka harus semedi di puncak Gunung Meru. Banyak masyarakat Jawa dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bali&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:place&gt; sampai sekarang masih menganggap gunung sebagai tempat kediaman Dewa-Dewa atau mahluk halus. Selanjutnya daerah bergunung-gunung masih dipakai oleh manusia Jawa sebagai tempat semedi untuk mendengar suara gaib.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Menurut orang Bali Gunung Mahameru dipercayai sebagai Bapak Gunung Agung di Bali dan dihormati oleh masyarakat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bali&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:place&gt;. Upacara sesaji kepada para dewa-dewa Gunung Mahameru dilakukan oleh orang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bali&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:place&gt;. Betapapun upacara tersebut hanya dilakukan setiap 8-12 tahun sekali hanya pada waktu orang menerima suara gaib dari dewa Gunung Mahameru. Selain upacara sesaji itu orang &lt;st1:place st="on"&gt;Bali&lt;/st1:place&gt; sering datang ke daerah Gua Widodaren untuk mendapat Tirta suci.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Orang naik sampai puncak Mahameru ada yang bertujuan untuk mendengar suara-suara gaib. Selain itu juga ada yang memohon agar diberi umur yang panjang. Bagaimanapun alasan orang naik ke puncak Mahameru, kebanyakan orang ditakutkan oleh macam-macam hantu yang mendiami daerah keliling gunungnya. Hantu-hantu tersebut biasanya adalah roh leluhur yang mendiami tempat seperti hutan, bukit, pohon serta danau.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Roh leluhur biasanya bertujuan menjaga macam-macam tempat dan harus dihormati. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; pendaki yang menginap di danau Ranu Kumbolo sering melihat hantu Ranu Kumbolo. Tengah malam ada cahaya berwarna orange di tengah danaunya dan tiba-tiba berubah wujud menjadi sesosok hantu wanita. Biasanya hanya orang yang punya kekuatan mistis dia akan melihat hantu dan dapat bicara dengan hantu. Terserah orang percaya pada hantu atau tidak tetapi banyak orang Jawa yang percaya bahwa daerah Bromo, Tengger, Semeru banyak didiami oleh hantu-hantu.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Rute dari Malang ke Gunung Semeru&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 100%;" border="1" cellpadding="0" width="100%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Rute&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jarak (km)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;kendaraan&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;jalan&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Malang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;   - Tumpang&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;18 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;45 mnt&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Tumpang - Gubugklakah (Pos Pendaftaran)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;12 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;45 mnt&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;gubugklakah - Ranu Pani (Base Camp)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;17 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;90 mnt&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;4 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ranu Pani - Watu Rejeng&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;7 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1,5 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Watu Rejeng - Ranu kumbolo&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;6 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1,5 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ranu Kumbolo - Oro oro Ombo&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;7&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Oro-oro Ombo - Cemoro Kandang&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1 Jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Cemoro Kandang - Kalimati&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1 Jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Kalimati - Arcopodo&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;10&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Arcopolo - Puncak Semeru&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1,32 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;3 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Rute dari Lumajang ke Gunung Semeru&lt;/b&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 100%;" border="1" cellpadding="0" width="100%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Rute&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jarak&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;kendaraan&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jalan&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Lumajang - Senduro&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;25 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Senduro - Burno&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;14 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;50 mnt&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Burno - Ranu pani (2.200 M)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;29 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;3 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ranu Pani - Watu Rejeng&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;7 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1,5 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Watu Rejeng - Ranu Kumbolo (2.400 M)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;6 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1,5 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ranu Kumbolo - Kalimati (2.700 M)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;11,5 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;3 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;7&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Kalimati - Arcopodo (2.900 M)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Arcopodo - Puncak Semeru (3.676 M)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1,32 km&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;3 jam&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-7127558018903914393?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/7127558018903914393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=7127558018903914393&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/7127558018903914393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/7127558018903914393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2006/12/gunung-semeru-3676m.html' title='GUNUNG SEMERU (3.676m)'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_WIxDa9CFJ_E/RY3vOt8ztnI/AAAAAAAAAA0/_Y46eBkQHp4/s72-c/semeru.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-1594894617943473251</id><published>2006-12-23T23:35:00.000+07:00</published><updated>2007-04-22T22:08:18.668+07:00</updated><title type='text'>Ciremai, 30 November 2006</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_WIxDa9CFJ_E/Rg5jd4XAirI/AAAAAAAAABU/SvFF7DeAxe4/s1600-h/gunung12312.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_WIxDa9CFJ_E/Rg5jd4XAirI/AAAAAAAAABU/SvFF7DeAxe4/s320/gunung12312.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5048081597325150898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ciremai, 30 November 2006, kami melakukan pendakian di Gunung Ciremai Kuningan Jawa Barat, pendakian ini di ikuti 15 angota KPA Genetika Smk Telematika Indramayu yaitu 10 laki-laki dan 5 perempuan. kami bearangkat dari basecamp KPA Genetika Tanggal 30 November 2006 sekiatar pukul 10.00 WIB akan menuju kab. Kuningan, kami sampai di Kab. kuningan  pukul 13.00 WIB terus kami berjalan kaki menuju POS  perizinan pendakian  pukul 13.30 WIB  sesudah melakukan perizinan dan menyelesaikan administrasi kami melajutkan  perjalan lagi ke  POS berikutnya  sampai  POS  berikutnya yaitu POS Cibunar kami melakukan istirahat setelah melepas perjalan yang jauh dengan kendaran, dan kami mempersiap diri untuk melakun perjalan lagi untuk ke puncak gunung ceremai, kami berangkat dari POS Cibunar sekitar pukul 16.15 WIB kami melanjutkan perjalannan. setelah sampai ke POS berikutnya kami melakukan diskusi sejenak kita mau ambil perjalan malam apa tidak terus kami memutuskan tidak melakukan perjalan malam karena banyak anggota yang tidak bawa alat penerang yaitu senter jadi kami memutuskan untuk melakukan basecamp di POS ke 2 kami bermalam di situ, pagi kita bangun sekitar jam 05.00 WIB kami melakunan persiapan untuk melajutkan perjalanan ke puncak ciremai yaitu kita masak nasi dan mie rebus untuk mengisi perut supaya tenaga kita kuat kami berangkat dari POS itu sekitar jam 08.00  WIB di pejalan kami menemukan perjalan dan rintangan yang menyenangkan dan melelahkan tapi itu wajar klo jiwa pendaki kita tetap kuat dan tegar, hari sudah sore sekitar jam 17.00 kami sudah sampai POS terahair yaitu POS Pengasinan kami melakukan diskusi lagi dan kami memutuskan untuk basecamp lagi melajutkan perjalan kami tunda karena melihat kondisi anggota ada yang sakit jadi kami melakukan istirahat di pos itu kami melajutkan perjalan kepuncak di lanjutkan besok pagi supaya kita bisa melihat matahari terbit. besok pagi kami bangun jam 04.00 terus kami melakukan persiapan untuk melajutkan perjalan ke puncak kami berangkat jam 05.00 kami bisa melihat matahri terbit dari tengah perjalan sudah sampai puncak matahari sudah keluar seutuhnya sayangnya tidak semua anggota naik ke puncak karena kebanyak aggotanya adalah pemula jadi maklum lah, yang naik ke puncah hanya 6 orang yaitu 3 laki-laki dan 3 permpuan sesapai di puncak kami mengambil gambar-gambar yang indah dengan camera digital yang kita bawa  (dah dulu yaaa tar kt sambung lagi)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-1594894617943473251?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/1594894617943473251/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=1594894617943473251&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/1594894617943473251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/1594894617943473251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2006/12/ciremai-30-desember-2006.html' title='Ciremai, 30 November 2006'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_WIxDa9CFJ_E/Rg5jd4XAirI/AAAAAAAAABU/SvFF7DeAxe4/s72-c/gunung12312.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-3070587954708075596</id><published>2006-12-22T15:28:00.001+07:00</published><updated>2006-12-24T00:33:03.347+07:00</updated><title type='text'>Abum ku</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ciremai, 30 Desember 2006, kami melakukan pendakian di Gunung Ciremai Kuningan Jawa Barat, pendakian ini di ikuti 15 angota KPA Genetia Smk Telematika Indramayu yaitu 10 laki-laki dan 5 perempuan. kami bearangkat dari basecamp KPA Genetika Tanggal 30 Desember 2006 sekiatar pukul 10.00 WIB akan menuju kab. Kuningan, kami sampai di Kab. kuningan  pukul 13.00 WIB terus kami berjalan menuju POS  perizinan pendakian  pukul 13.30 WIB  sesudah melakukan perizinan dan menyelesaikan administrasi kami melajutkan lagi perjalan ke  POS berikutnya  sapai  POS  berikutnya yaitu POS Cibunar kami melkukan instirat setelah melepas perjalan yang jauh dengan kendaran, dan kami mempersiap diri untuk melakun perjalan alagi untuk ke puncak gunung ceremai, kami berangkat dari POS Cibunar sekitar pukul 16.15 WIB kami melanjutkan perjalannan. setelah sampai ke POS berikutnya kami melakukan diskusi sejenak kita mau ambil perjalan malam apa tidak terus kami memutiskan tidak melakukan perjalan malam karena banyak anggota yang tidak bawa alat penerang yaitu senter jadi kami memutuskan untuk melakukan basecamp di POS ke 2 kami bermalam di situ, pagi kita bangun sekitar jam 05.00 WIB kami melakunan persiapan untuk melajutkan perjalanan ke puncak ciremai yaitu kita masak nasi dan mie rebus untuk mengisi perut supaya tenaga kita kuat kami berangkat dari POS itu sekitar jam 08.00  WIB di pejalan kami menemukan perjalan dan rintangan yang menyenangkan dan melahkan tapi itu wajar klo jiwa pendaki kita tetap kuat dan tegar, hari sudah sore sekitar jam 17.00 kami sudah sampai POS terahair yaitu POS Pengasinan kami melakukan diskusi lagi dan kami memutuskan untuk basecamp lagi melajutkan perjalan kami tunda karena melihat kondisi angota ada yang sakit jadi kami melakukan istirahat di pos itu kami melajutkan perjalan kepuncak di lanjutkan besok pagi supaya kita bisa melihat matahari terbit. besok pagi kami bangun jam 04.00 terus kami melakukan persiapan untuk melajutkan perjalan ke puncak kami berangkat jam 05.00 kami bisa melihat matahri terbit dari tengah perjalan sudah sampai puncak matahari sudah keluar seutuhnya sayangnya tidah semua anggota naik ke puncak karena kebanyak aggotanya adalah pemula jadi maklum lah, yang naik ke puncah hanya 6 orang yaitu 3 laki-laki dan 3 permpuan sesapai di puncak kami mengambil gambar-gambar yang indah dengan camera digital yang kita bawa  (dah dulu yaaa tar kt sambung lagi)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;div&gt;&lt;embed src="http://widget-39.slide.com/widgets/slideticker.swf" type="application/x-shockwave-flash" quality="high" scale="noscale" salign="l" wmode="transparent" flashvars="cy=bl&amp;il=1&amp;amp;channel=72057594046275641&amp;site=widget-39.slide.com" name="flashticker" align="middle" height="250" width="415"&gt;&lt;div style="width: 400px; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.slide.com/pivot?id=72057594046275641&amp;cy=bl&amp;amp;amp;amp;amp;tt=0&amp;at=0&amp;amp;map=1" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-39.slide.com/p1/72057594046275641/bl_t000_v000_a000_f00/images/xslide1.gif" ismap="ismap" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?id=72057594046275641&amp;cy=bl&amp;amp;amp;amp;amp;tt=0&amp;at=0&amp;amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-39.slide.com/p2/72057594046275641/bl_t000_v000_a000_f00/images/xslide2.gif" ismap="ismap" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-3070587954708075596?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/3070587954708075596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=3070587954708075596&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/3070587954708075596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/3070587954708075596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2006/12/ciremai-30-oktober-2006.html' title='Abum ku'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4134416542234504918.post-5557539949623480684</id><published>2006-12-21T15:23:00.000+07:00</published><updated>2006-12-22T22:41:35.506+07:00</updated><title type='text'>Teman kuu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_WIxDa9CFJ_E/RYv8ZN8ztjI/AAAAAAAAAAM/JZdO5Jqaw40/s1600-h/papuma5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 170px; height: 157px;" src="http://bp0.blogger.com/_WIxDa9CFJ_E/RYv8ZN8ztjI/AAAAAAAAAAM/JZdO5Jqaw40/s320/papuma5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5011376520551446066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Disaat kita nikmati kebersamaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Banyak hal terlewatkan begitu saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Keceriaan...gelak-tawa serta canda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Semuanya mengalir begitu saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Waktu yang tersedia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Seolah tak mampu untuk menampungnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Begitu cepat berlalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Berlari seolah tak mau berhenti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kenangan-kenangan itu terasa tak kali kita pergi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pergi meninggalkan semua kegembiraan yang melenakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Satu persatu kenangan itu di ingat kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ada sederet senyum saat terlintas bersama kenangan yang lalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kenapa kegembiraan itu harus pergi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kenapa tak selalu mengikutiku kemana pergi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kapan ini semua akan terulang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Akankah kita tetap seperti ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sahabat...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Semua yang pernah kita jalani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Hari demi hari, waktu demi waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tak kala kita lalui semuanya bersama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Banyak hal yang pernah terjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Semua kita lalui dengan segala kekurangan yang kita miliki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kadang benci, kesal dan kecewa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Juga senang, hormat dan sayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sungguh luar biasa apa yang telah kita lalui bersama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Inikah pemberian tak ternilai dari Sang Kuasa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Yang sering kali tak pernah kita syukuri&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4134416542234504918-5557539949623480684?l=bolenk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bolenk.blogspot.com/feeds/5557539949623480684/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4134416542234504918&amp;postID=5557539949623480684&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/5557539949623480684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4134416542234504918/posts/default/5557539949623480684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bolenk.blogspot.com/2006/12/bolenk.html' title='Teman kuu'/><author><name>bolenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08946547850783260502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://farm1.static.flickr.com/156/329698526_af6c9813b6_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_WIxDa9CFJ_E/RYv8ZN8ztjI/AAAAAAAAAAM/JZdO5Jqaw40/s72-c/papuma5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
